Translate

11/26/2016

Edwin

Memahami Dasar Pemrograman C++ [Materi 2]

Dasar Pemrograman C++
Melanjutkan dari artikel yang sebelumnya yaitu tentang Sejarah Pemrograman C++.
Untuk belajar sesuatu hal, kita harus tau dasar dari sesuatu tersebut. Begitu juga belajar pemrograman c++, kita bisa saja langsung belajar kode programnya dengan cara mengikuti tutorial yang ada, tetapi kalau dasarnya sendiri tidak mengerti sama halnya mengerjakan sesuatu tapi tidak tau apa yang sedang dikerjakan (salah ya istilahnya, benerin ya :D).

Pada materi 2 ini kita akan membahas Dasar-dasar Pemrograman C++ yang akan dibagi beberapa pembahasan, yaitu Struktur Pemrograman C++ dan Aturan dasar Pemrograman C++ dilengkapi dengan contoh program.

Video memahami dasar dasar pemrograman c++

Sebelum kita membahas satu per satu pokok pembahasan, di sini kita asumsikan bahwa teman-teman sudah menginstall Borland.

1. Struktur Pemrograman C++

Bahasa pemrograman c++ memiliki struktur yang sederhana yang mudah dipahami, berikut struktur pemrograman c++ beserta penjelasannya.

#include<file-header>

#include
Fungsi dari include memberitahu preprosesor untuk menyertakan kode yang terdapat pada file header. Mudahnya #include digunakan untuk mendeklarasikan file header.

file-header
file header berfungsi untuk memanggil dan menjalankan library-library yang terdapat dalam file header supaya suatu fungsi berjalan dengan baik. Biasanya file header memiliki ekstensi " .h ", tetapi ada juga file header memiliki ekstensi lainnya.

Beberapa contoh file header, seperti <iostream.h>, <conio.h>, <stdio.h> dan masih banyak lagi lainnya yang akan dibahas pada tutorial lainnya.

void main()

Baris kode ini menyatakan kalau ini adalah method main atau method utama.
Dalam pemrograman c++ bisa memiliki banyak fungsi atau method tetapi ada satu yang akan menjadi method utama.


{

" { " kurung kurawal ini menyatakan awal program.
Kurung kurawal " { } " selalu memiliki pasangan yang menyatakan atau mengelompokkan baris kode.

Pernyataan;

Pernyataan berada di antara kurang kurawal pembuka " { " dan kurung kurawal penutup " } ". Di dalam ini lah kita mengetik kode program c++.

}

" } " Seperti penjelasan di kurung kurawal pembuka, ini adalah kurung kurawal penutup yang menyatakan akhir dari kode program.

2. Aturan Dasar Pemrograman C++

Untuk mengetik kode program C++, ada aturan yang harus diikuti supaya tidak terjadi error ketika program dijalankan. Aturan dasar pemrograman C++ hampir sama dengan aturan penulisan bahasa pemrograman Java. Aturan-aturannya sebagai berikut:

1. Case Sensitive

Case-sensitive artinya memperhatikan besar kecil huruf kode program. Kode-kode yang ada di dalam program c++ tidak sembarangan diketik, jika kode program yang seharus menggunakan huruf kecil semua maka harus mengikuti huruf kecil semua, seperti " cout ". " cout " menggunakan huruf kecil semua, kalau kita ketik menggunakan huruf besar di awal " Cout " atau huruf besar semua " COUT " maka akan terjadi error ketika dicompile dan program tidak bisa dijalankan.

2. Kurung Kurawal atau brace " { } "

" { } " Seperti disebut di atas, kurung kurawal berfungsi untuk mengelompokkan kode program. Sebagai contoh dalam suatu program menggunakan banyak fungsi, setiap fungsi memiliki kurung kurawal buka dan tutup, jika tidak menggunakan tandan " { } " sebagai pembatas pengelompokan beberapa fungsi, maka akan terjadi error. tentang fungsi akan kita bahas pada materi lainnya.

3. Diakhiri dengan Titik Koma " ; "

Setiap akhir dari pernyataan ditutup dengan tanda titik koma " ; ". Supaya lebih mudah dipahami, perhatikan contoh program di bawah

Semua peraturan di atas wajib diikuti, apabila salah satu ada yang tertinggal atau kurang maka program akan error ketika dicompile dan tidak bisa dijalankan.


Supaya lebih mudah dipahami, perhatikan contoh program di bawah
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main() {
 cout<<"Hallo... ini adalah program pertama saya";
   getch();
}
Output


Kesimpulan:
Dari contoh program di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut:.

File header

Kode program di atas menggunakan 2 file header, yaitu <iostream.h> dan <conio.h>.
<iostream.h> berfungsi untuk menjalankan kode cout<< .
<conio.h> berfungsi untuk menjalankan kode getch();

Fungsi dan kurung kurawal

main() adalah fungsi utama yang ada di dalam contoh program di atas.
pada fungsi main() terdapat tanda kurung kurawal " { } " yang menandakan bahwa pernyataan yang ada di dalam kurung kurawal tersebut merupakan satu kelompok fungsi.

Diakhiri titik koma " ; "

Terdapat 2 pernyataan di dalam contoh program di atas, yaitu pernyataan
cout<<"Hallo... ini adalah program pertama saya"; dan pernyataan getch();
Bila diperhatikan diakhir kedua pernyataan tersebut terdapat titik koma " ; ".


Materi 3 : Deklarasi Variabel dan Tipe Data Variabel pada Pemrograman C++ [Materi 3]

Demikianlah isi dari materi 2 ini, semoga bermanfaat dan mudah dipahami dan apabila ada pertanyaan atau ada kesalahan dari materi 2 ini silakan beri komentar yang ada di bawah. Terima kasih kunjungannya.

Edwin

About Edwin -

Seorang blogger yang ingin berbagi pengetahuan dan berharap blog ini bermanfaat buat para pembaca.

Subscribe to this Blog via Email :

Ada yang bisa dibantu? terkait dengan pembahasan di atas.